Minggu, 29 September 2013

Konsep, aliran, sejarah ekonomi koperasi

Konsep Ekonomi Koperasi
Koperasi

Koperasi adalah adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.
Menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, pengertian Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

1.    Jenis Koperasi
a.  Menurut Bidang Usaha

1.       Koperasi Konsumsi

Koperasi yang menyediakan kebutuhan sehari-hari.
Tujuannya agar anggota dapat membeli barang-barang konsumsi dengan kualitas yang baik dan harga yang layak.

2.       Koperasi Kredit atau Koperasi Simpan Pinja

Koperasi yang bergerak dalam lapangan usaha pembentukan modal melalui tabungan para anggota secara teratur & terus menerus untuk kemudian dipinjamkan kepada para anggota dengan cara mudah,murah,cepat dan tepat untuk tujuan roduktif dan kesejahteraan
Tujuan :
a.    Agar anggota giat menyimpan sehingga membentuk modal sendiri
b.   Membantu keperluan kredit para anggota dengan syarat ringan
c.    Mendidik anggota hidup hemat dengan menyisihkan   sebagian penghasilan mereka

3.       Koperasi Produksi

koperasi yang bergerak dalam bidang kegiatan ekonomi pembuatan & penjualan barang-barang baik yang dilakukan oleh koperasi sebagai organisasi maupun anggota-anggota koperasi
Macam koperasi produksi :

a. Kop produksi kaum buruh, anggotanya orang-orang yang                                                                     
     tidak mempunyai perusahaan sendiri
b. Kop produksi kaum produsen yang anggotanya adalah
     orang-orang yang masing-masing mempunyai perusahaan
     sendiri

4.       Koperasi Jasa

Koperasi yang berusaha dibidang penyediaan jasa tertentu bagi para anggota atau masyarakat umum.

5.    Kop Serba Usaha atau Kop Unit Desa (KUD)
Mempunyai beberapa fungsi yaitu :
- Perkreditan
- Penyediaan & penyaluran sarana produksi pertanian &
   keperluan sehari-hari
- Pengelolaan serta pemasaran hasil pertanian

b. Menurut Banyaknya Usaha yang Dilakukan

1.Koperasi Tunggal Usaha (Single Purpose)
koperasi yang mengusahakan hanya satu macam kesempatan untuk memperluas produksi

2.Koperasi Serba Usaha (Multi Purpose)
koperasi yang meyelenggarakan usaha lebih dari satu macam kebutuhan ekonomi para anggota

c.  Menurut jenjang hirarki organisasi

1. Koperasi Primer : kop yang anggotanya orang-perorangan
2. Koperasi Sekunder : kop yang anggotanya organisasi
Koperasi



Berikut beberapa bentuk konsep koperasi :

Konsep Koperasi Barat
       Konsep koperasi barat menyatakan koperasi merupakan organisasi swasta, yg dibentuk secara sukarela oleh orang – orang yang mempunyai kesamaan kepentingan dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik.

Konsep Koperasi Sosialis
       Konsep koperasi sosialis adalah koperasi yang direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah, dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi untuk menunjang perencanaan nasional
Konsep Koperasi Negara Berkembang
       Yang dimaksud negara berkembang adalah sebuah konsep yang tidak mengacu dalam kedua konsep (konsep barat dan konsep sosialis). Karena konsep negra berkembang itu ciri tersendiri yaitu kombinasi koperasi dan dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaaan dan pengembangannya.

Latar Belakang Timbulnya Aliran Koperasi 

1. Keterkaitan ideologi, sistem perekonomian dan aliran koperasi

Perbedaan ideologi suatu bangsa akan mengakibatkan perbedaan sistem perekonomiannya dan tentunya aliran koperasi yang dianut pun akan berbeda. Sebaliknya, setiap sistem perekonomian suatu bangsa juga akan menjiwai ideologi bangsanya dan aliran koperasinya pun akan menjiwai sistem perekonomian dan ideologi bangsa tersebut.

2. Aliran Koperasi 

 
Secara umum aliran koperasi yang dianut oleh pelbagai negara di dunia dapat dikelompokan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam system perekonomian dan hubungnnya dengan pemerintah. Paul Hubert Casselman membaginya menjadi 3 aliran, yaitu :
Aliran Yardstick
Aliran ini pada umumnya dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut sistem perekonomian liberal. Menurut aliran ini, koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan, dan mengoreksi berbagai keburukan yang ditimbulkan oleh system kapitalisme. Walaupun demikian, aliran ini menyadari bahwa organisasi koperasi sebenarnya kurang berperan penting dalam masyarakat, khususnya dalam system dan struktur perekonomiannya. Pengaruh aliran ini cukup kuat, terutama di negara-negara barat dimana industri berkembnag dengan pesat dibawah sistem kapitalisme.
Aliran Sosialis
Menurut aliran ini koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, di samping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi. Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.

Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
Aliran persemakmuran (Comminwealth) memandang koperasi sebagai alat yang efisieen dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.

 Sejarah Perkembangan Koperasi

1. Sejarah lahirnya koperasi
Koperasi pertama kali muncul pada awal abad ke-19.Berawal dari penerapan sistem Kapitalis di Eropa yang membuat buruh merasa tertindas.Dan untuk membebaskan penderitaannya ,maka mereka bersepakat untuk membentuk Koperasi. Pada awalnya pertumbuhan Koperasi ini memang tidak dapat dipisahkan dengan gerakan Sosialis karena kuatnya pengaruh pemikiran sosialis dalam perkembangan Koperasi.Namun dalam perkembangan selanjutnya Gerakan Koperasi menemukan jalan sendiri yang bebeda dengan cara-cara yang ditempuh gerakan Sosialis.Karena dalam perkembangan ini Koperasi lebih kepada suatu gerakan yang menjunjung tinggi cara-cara Demokratis untuk melawan kekuasaan kaum Kapitalis yang menindas.Dengan demikian Koperasi lebih mudah berkembang di Negara Kapitalis yang menerapkan Sistem Politik Demokratis.Dalam hal ini,Koperasi dapat berkembang sebagai bentuk perusahaan alternatife yang berfungsi mengimbangi kelemahan bentuk perusahaan yang banyak terdapat di negeri itu.
Berdirinya Koperasi
 
Koperasi berdiri pertama kali di Rochdale, Inggris pada tahun 1844.Dengan para pendiriya adalah kaum buruh yang tertindas.yaitu pekerja di pabrik tekstil dengan pada mulanya berjumlah 28 orang.Mereka terdorong untuk menyatukan kemampuan mereka yang terbatas dengan membentuk perkumpulan dan mendirikan sebuah Toko.Koperasi ini adalah Koperasi Konsumsi yang berusaha mengatasi masalah keperluan konsumsi para anggotanya dengan cara kebersamaan.Koperasi Rochdale ini berhasil menunjukkan keberhasilan dengan berdirinya 100 koperasi konsumsi di Inggris pada tahun 1852. Kemudian pada tahun 1862 Koperasi konsumsi di Inggris menyatukan diri menjadi COOPERATIVE WHOLESALE SOCIETY(CWS).Tahun 1950 jumlah anggota Koperasi di Inggris telah berjumlah 11 juta orang dari 50 juta penduduk Inggris. Dalam waktu yang hampir bersamaan,di Prancis lahir koperasi yang bergerak di bidang Produksi yang dibangun oleh beberapa tokoh yang menyadari perlunya perbaikan nasib rakyat,diantaranya ; CHARLES FOURIER,LOUIS BLANC,dan FERDINAND LASALLE.Dan di Jerman,pada tahun 1848 saat Inggris dan Perancis sudah maju dalam pembangunan industri sedangkan perekonomian di Jerman masih bercorak Agraris muncul seorang pelopor bernama F.W.RAIFFEISEN (walikota di FLAMMERSFIELD) yang menganjurkan para petani untuk menyatukan diri dalam perkumpulan simpan pinjam.Hingga pada akhirnya dengan segala rintangan akhirnya berdirilah Koperasi Simpan Pinjam di Jerman. Pada Tahun 1808 – 1883 sebenarnya koperasi juga berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze.Dan akhirnya pada Tahun 1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.

2. Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
 
1895 di Leuwiliang didirikan pertama kali di Indonesia. 1920 diadakan Cooperati Commissie yang diketahui oleh Dr. JH. Boeke sebagai adviseur Voor Volks Credietewezen. 12 Juli 1947 dilenggarakannya kongres gerakan koperasi se Jawa pertama di Tasikmalaya. 1960 Pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah No. 140 mengenai penyaluran pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya. 1961 diselenggarakannya Musyawarah Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk melaksanakan prinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin. 1965 Pemerintah mengeluarkan Undang – Undang No. 14 tahun 1965 mengenai prinsip Nasakom diterapkan di koperasi. 1967 Pemerintah mengeluarkan UU No. 12 tahun 1967 tentang pokok – pokok perkoperasian. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1995 tentang kegiatan usaha simpan pinjam koperasi.









Sabtu, 13 April 2013

Tugas 7 Bahasa inggris


TUGAS 7


Question of that film :

1.     Who is main characterization of that film?
a. Station keeper
b. Kate
c. Parker
d. Hachiko

2.     Hachiko what is fox terrier?
a. Bloodhound
b. Soldier dog
c. Wild dog
d. Watchdog

3.     What is meaning which is passed on of that film?
a. Loyalty, Afection, Loves
b. Dislike, Envy, Grudge
c. Disturbed
d. all correctness

TUGAS 6 Bahasa inggris


TUGAS 6

Lyric : 3 doors down – Here without you

Listen the song here :

A hundred days have made me older
Since the last time that I saw your pretty face
A thousand lies have made me colder
And I don't think I can look at this the same
But all the miles that separate
Disappear now when I'm dreaming of your face

I'm here without you baby
But you're still on my lonely mind
I think about you baby
And I dream about you all the time

I'm here without you baby
But you're still with me in my dreams
And tonight it's only you and me, yeah

The miles just keep rollin'
As the people leave their way to say hello
I've heard this life is overrated
But I hope that it gets better as we go, oh yeah yeah

I'm here without you baby
But you're still on my lonely mind
I think about you baby
And I dream about you all the time

I'm here without you baby
But you're still with me in my dreams
And tonight girl it's only you and me

Everything I know and anywhere I go
It gets hard but it won't take away my love
And when the last one falls, when it's all said and done
It gets hard but it won't take away my love, whoa

I'm here without you baby
But you're still on my lonely mind
I think about you baby
And I dream about you all the time

I'm here without you baby
But you're still with me in my dreams
And tonight girl it's only you and me, yeah oh yeah oh


1. What is story of that song?
a. A baby which loses father
b. Alone man at house
c. A man which loses its couple (True)
d. All correctness

2. who is singer of here without you's song?
a. Westlife
b. Inul daratista
c. Scorpions
d. 3 doors down (Trues)

3. What is meaning which is passed on of that song?
a. We strength shall face each problem (True)
b. Hearing reason oldster
c. Become a man which passive
d. Laughter if gets problem

Tugas 5 Bahasa inggris


TUGAS 5

TAF offers RP. 1.2t in debt papers the jakarta post, Jakarta thu, 04/11/2013 6:37AM.

Bussines Finance company PT Toyota Astra financial Services (TAF) plans to raise RP 1.2 trillion from abon sale in may. According to the firm's announcement , which was issued on wednesday, the bonds will be divided into four series. The A series will mature in 370 days, The B series in two years, the C series in three years, and the D series in four years. The company has not determined
the interest rates to be offered on the bonds, which have obtained an AAA rating from PT fitch  ratings indonesia. "The funds raised from the offering - in net after playing the issuance fee - will be used as working capital for vehicle financing, "The company said in the announcement.
The company has appointed four underwriters, namely PT HSBC Securities Indonesia PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas and PT Trimegah Securities, to manage the issuance. The book building period will begin on april 16 and run through april 30, while the offer period will be listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) on May 20.

1. What do mean that article?
a. Document debt (true)
b. Pay in installment vehicle
c. Corporate security
d. Vehicle insurance

2. How much underwriter firm of that article?
a. 2
b. 3
c. 4 (True)
d. 1

3. Who services to give credit of that article? 
a. PT Mandiri Sekuritas
b. PT HSBC Securities Indonesia
c. PT Toyota Astra financial Services (True)
d. PT Trimegah Securities

Senin, 08 April 2013

Bab 4 softskill The reality



The reality

Decision Making savvy interposed by:
Ralp C. Davis
Mary Follet
 James A.F. Stoner.
Decision can be worded as a result trouble-shooting, besides shall also be constituted for logic and judgment, best alternative establishment, and has to approach aim already being established.
A spontaneous taker has to notice such things as logic, realita, rasional, and pragmatics.
In common take theory savvy decision is, approaching tech that is utilized in decision making or process process choose action as trouble-shooting. 

Decision Making function

individual or good group institutionally or organisasional even, futuristik's character.
To the effect Decision Making
To the effect that gets singles character (just one problem and not gets bearing with other problem)
To the effect that gets double character (problem each other gets bearing, can get kontradiktif's character or even not kontradiktif)

To the effect and decision making
 Alternative identifications, decision for trouble-shooting
 Count hits indiscernible factors,
 Medium or tool to evaluate or measures result

George R. terry, wording basics of prevailing decision making,
 Intuition
Experience
Fact
Authority
Rasional

John D.Miller, wording influential factor deep decision makings,
 Man and woman,
Decision Making role,
Ability limitation
Spontaneous group bases program ,
 Programmed decision making;
 Decision making doesn't be programmed.
Based spontaneous group environmental ,
1. Decision making in condition Must;
2. Decision making in condition beresiko
3. Decision making in condition incertain
4. Decision making in condition Conflict.

Problems Invented phase
Trouble-shooting phase (state of nature)
Decision Making phase (payoff)
according to Herbert A. Simon exists three phases
Intelegensia's phase
phase Designs
Elect phase (selection)

According to Richard I. Levin exists 6 (six) phase:
Observation phase
analisis's phase and Problem recognition
Model development
Choosing entry data suitably
Formulation and pengetesan
Resolving.
according to sir Francis Bacon
merumusakan / defines problem
relevant information gathering
looking for action alternative
analisis is alternative
choosing best alternative
performing decision and result evaluation.

Model is sequential one contain element that gets character penyederhanaanuntuk can be imitated.
Subdivided model on
Quantitative model
kualitatif's model

That model still most subdivides deep:
Probability model
Expectations Appreciative concept
Matrix model
Spontaneous Treed model (Decision tree is Model)
Indiferen's curve model (unaware curve)
Computer Simulation model; (mathematics model, simulation, operational game, verbal's model, physical model).




Vocabulary :


Judgment                     : pertimbangan
A spontaneous            : Satu keputusan

Savvy                           : pengertian
Utilized                        : dimanfaatkan
Bearing                        : kaitan
Count                           : Perhitungan
Authority                     : Otoritas
Environmental             : Lingkungan
Invented                      : Ditemukan
sequential                   : percontohan
Subdivided                   : Dibagi lagi








SOURCE: 

http://danu suryani. blogspot. com / 2012 / 01 / management and source developments. html

http://irfanramadhan4. wordpress. com / 2011 / 10 / 03 / decision making steps in economic tech /


Bab 3 softskill step in the decision



Step in the decision


1.    Recognition / problem Identification
First step in pengabilan decision is recognize aught problem. A period evoked if available distinctive among wish which at establish by situation truthfully happen. Mark sense distinctive it not secures that seseorabg will direct make decision to troubleshoot. First, one that has we do which is know to mark sense distinctive. We shall know to mark sense problem before beginning look for trouble-shooting. Both of, realise to mark sense distinctive among keinginana yana at establishes and fact truthfully be not enough for initiating decision making. We motivated for shall reduce that difference. Third, besides that things we shall also have peengetahuan, skill, ability, and sumbe is resource to troubleshoot that.
2.    Pendenifisi is aim
After our first step finds, drawned out by undertaking pendenifisi to the effect of spontaneous one we will take following. There are several aim amongst those:
·         Exploration (exploration), get bearing with effort to determine what a phenomenon available or not.
·         Description (description), get bearing with pengkajian phenomenon on a more rinci or differentiates it dgn the other phenomenon
·         Predict (prediction), effort get to identify relationship (relevance) one that enables we venture (account) something about thing (X ) by know (based) the other thing (Y. ).
·         Eksplanasi (explanation), mengkaji is causality between phenomenon or more.
·         Action (action), can keep on one of aim upon with stipubting establishment to find solution with acting something.

After we know aim type what do we waits for as one decision, begin make many decisions and sorts decision which suitably of to the effect upon.
1.    Gathering data that at requires
After 2nd stage to be done further is beginning gather data that at requires to be able to get alternative decision that need.
2.    alternative's identification that may / reasonable
Beginning gathers all alternative that may can at takes a decision as much.
3.    select to determine alternative best and relastionship Determination to the effect, alternative, data & criteria รจ membuat model
Of such a degree identification alternative who may and reasonably, formulate alternative the most concerning among data aim and criteria what do at wants. That is that mejadi alternative will of about problem which will be one decision.
4.    Predicting result of each alternative and Chooses alternative best to reach to the effect
After chooses alternative that. best of all approaches from thing aim that hereafter at do be beginning predict of each altenatif that at chooses. What following will in one's line which at wants. In prose this so at requires accurate count of all flank in order not to evoke fault at its coming.
Of result predicts this is which that menunjukan will which alternative that good for at makes as decision of aught problem.
This following isa decision making example engineering,
One machine part at production with cost for material 40sen and 15sen's labour cost per satuannya. Investment as big as $500,000. 00 at needs for equipment. Aught order for memproduksi as much 3 million satuan that goods. On order working out middle, one method justs receive at applies for memproduksi that goods one will down old for material as 34sen and 10sen's labour cost its association, seta was needed by affix $100,000. 000 for equipment. Other costs at estimate 250% adri labour costs, will that method change advantages?
Working out:
A's alternative: regular by methodics long time
Bahan               's cost 1,500,000. 00 x 0.4      = $600,000. 00
Kerja     's energy cost 1,500. 000. 00 x 0.15    = $225,000. 00
Cost lain              2.5 x kerja        's energy cost = $562.000.00
intuk's totaled cost rest 1,5000,ooo. oo satuan barang   = $1,387,500. 00


 Vocabulary :


Recognition     : Pengenalan
Distinctive       : perbedaan
Truthfully         : yang sesungguhnya
Troubleshoot   : selesaikan masalah
Initiating          : memulai
Spontaneous   : keputusan
Predict             : Ramalkan
Stipubting        : persyaratan
Establishment : penetapan
Reasonably      : layak